NTB PROV

NTB Siap dengan Pariwisata New Normal

NTB PROV

Wakil Gubernur, Hj Sitti Rohmi Djalillah optimis, NTB siap membuka diri untuk kunjungan wisatawan. Konsekuensi penerapan protokol kesehatan di era New Normal di sektor pariwisata harus diikuti dengan kedisiplinan. 

"Pariwisata memang akan kita buka bertahap. Tidak gegabah dan harus memilah milah destinasi wisata yang resiko penularannya rendah juga melihat respon masyarakat", terang Wagub dalam webinar New Normal, Strategi dan Kesiapan NTB Menyambut Wisatawan di depan pengurus ASITA (Association of Indonesia Tours and Ttavel Agencies) se Indonesia di pendopo Wagub, Rabu (24/06).

Wagub Umi Rohmi menjelaskan, kedisiplinan menjadi penting untuk mendukung penerapan protokol kesehatan dalam mencegah penularan virus Covid 19. Bagi pelaku industri, pembukaan destinasi wajib menerapkan protokol kesehatan. Hal ini akan berpengaruh besar bagi citra pariwisata secara keseluruhan. Memilah destinasi dengan resiko rendah juga menghindari kemungkinan munculnya "klaster pariwisata" jika kurang disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Bagi NTB, dampak pandemi terhadap pariwisata terlihat dari kunjungan wisatawan yang turun drastis dari 1,2 juta orang menjadi 159 orang di periode April 2019 -2020.

Wagub meyakinkan pihak ASITA bahwa dibalik kesiapan NTB membuka pariwisata dengan protokol New Normal, daerah ini juga tetap berproses menyongsong event internasional MotoGP dan potensi wisata yang memang sudah dikenal dunia.

Ketua Umum DPP ASITA,  Dr N Rusmiati M.Si juga meyakini kualitas destinasi NTB yang telah mendunia. Sebagai destinasi wisata terbaik dan wisata halal terbaik, NTB hanya memerlukan strategi yang dibutuhkan di masa New Normal untuk menata destinasi dan atraksi wisata. 

"Moto GP juga harapan positif kebangkitan pariwisata Indonesia", ucapnya.

Kepala Dinas Pariwisata NTB, Mohammad Faozal mengatakan baru empat destinasi yang akan segera dibuka. Selain tiga gili, Trawangan, Meno dan Gili Air berikutnya adalah Sembalun, kawasan wisata Gunung Rinjani dan Mandalika. Didukung infrastruktur seperti direct flight dan domestic flight, NTB berharap tiga persen pasar wisatawan domestik dari sepuluh persen dapat mengunjungi NTB.

Faozal menjelaskan, sektor transportasi dan akomodasi diberlakukan protokol kesehatan. Selain harus mengantongi sertifikat CHS (Clean, Health, Safety), destinasi yang dibuka juga atas rekomendasi BNPB untuk kajian zona pandemi. Di tempat wisata, ada beberapa hal yang masih dibatasi seperti hiburan malam dan kolam renang serta penerapan one day tour bagi wisata tertentu. 

"Klinik kesehatan juga sudah tersedia di tempat wisata", ujar Faozal. Hadir pula dalam webinar Ketua DPD ASITA NTB, Dewantoro Umbu Djoka, koordinator Inbound Tourism DPP ASITA, Ian Hanafiah(jm)


NTB PROV
Diskominfotik NTB © 2019 All rights reserved.

Membangun Nusa Tenggara Barat Gemilang

by Dinas KOMINFOTIK NTB

Sekretariat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat: Jalan Pejanggik No. 12
Mataram, Nusa Tenggara Barat - 83122

Monday - Friday: 07:30 - 16:00 Saturday, Sunday: Closed
0370-622373