Pentingnya Percepatan Dalam Proses Rehab Rekon

Pentingnya Percepatan Dalam Proses Rehab Rekon

Berdasarkan data terbaru BPBD, jumlah Huntap yang sudah selesai dibangun sebanyak 1.195 unit rumah dengan rincian di kabupaten Lombok Barat 192 unit. Kemudian di Lombok Tengah sebanyak 331 unit, di Lombok Timur sebanyak 379 unit, di Lombok Utara sebanyak 100 unit dan di Kota Mataram sebanyak 18 unit rumah. Selanjutnya di kabupaten Sumbawa sebanyak 19 unit rumah telah selesai dibangun. Sedangkan di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sebanyak 158 unit rumah. Model rumah tahan gempa yang dibangun yakni RIKA, RIKO, RISHA, RISBA dan RCI. Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah menekankan pentingnya percepatan dalam penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana gempa."Semua pihak harus mendukung langkah percepatan penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi saat ini, termasuk meningkatkan koordinasi,"tegasnya. Dikesempatan yang sama, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB H Muhammad Rum menghimbau masyarakat untuk segera menentukan model rumah yang akan dibangun, karena masih banyak masyarakat yang belum menentukan model rumah. Hal ini untuk mempercepat proses pembangunan Huntap. Pembangunan Huntap secara cepat sangat dibutuhkan. Mengingat, banyak korban yang tidak memiliki tempat tinggal lagi."Kita ingin percepat bangun rumah. Kita ingin semua Pokmas sudah terbentuk. Uang yang di rekening pribadi juga agar segera ditransfer ke Pokmas, biar cepat bisa dibangun rumah,"katanya Rapat terbatas tentang penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana gempa NTB berlangsung di komplek Science Techno and Industrial Park (STIP) Banyumulek, Selasa (12/3). Rapat tersebut dihadiri oleh Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah, Komandan Korem (Danrem) 162/WB Kol CZI Ahmad Rizal Ramdhani, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) H Mohammad Rum, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) dan para pengusaha lokal. (Luk-tim media).