Kegiatan Gubernur

ZIARAH MAKAM, MENELADANI JEJAK PERJUANGAN PARA PAHLAWAN

Bidang IKP Diskominfo NTB | Senin, 13 November 2017 - 06:56:00 WIB | dibaca: 80 pembaca

Siapa saja anak atau generasi terkemudian yang mengikuti jejak orang tuanya atau generasi pendahulu dalam hal kebaikan maka anak atau generasi tersebut termasuk generasi yang berbakti. Maka kita patut mengikuti jejak para pahlawan  yang telah memberikan kita keteladanan yang nyata bagaimana menjadi putra bangsa yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, dalam pidatonya seusai memimpin upacara ziarah ke makam pahlawan nasional Maulana Syaikh, TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid di Pancor Lombok Timur NTB, Jum’at, (10/11/2017). Ziarah ke Makam Maulana Syaikh tersebut merupakan rangkaian kegiatan memperingati Hari Pahlawan ke-72 Tahun 2017, di samping juga sebelumnya dilaksanakan ziarah makam ke Taman Makam Pahlawan Majeluk Mataram dilanjutkan dengan Upacara Bendera yang digelar jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-NTB. Rangkaian kegiatan memperingati Hari Pahlawan dilaksanakan untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan sekaligus meneladani nilai-nilai perjuangannya sebagai modal penting bagi generasi penerus dalam mengisi kemerdekaan bangsa ini.

Tuan Guru Bajang (TGB) sapaan akrab Gubernur NTB dua periode ini, lebih jauh menegaskan bahwa Maulana Syaikh tidak membutuhkan pengakuan dari siapapun. Perjuangan dan pengkhidmatan beliau tidak membutuhkan pengakuan dari siapapun kecuali keridhaan Allah SWT, tegas Tuan Guru Bajang.

'Berjuang beliau untuk negeri juga tidak membutuhkan pujian dari siapapun kecuali ingin menjadi putra bangsa yang bermanfaat untuk negara dan bangsanya' katanya.

Menurut Gubernur penghafal Al-Qur’an ini, penetapan gelar pahlawan nasional kepada Maulana Syaikh ini pentingnya untuk kita supaya sadar bahwa kita memiliki orang tua yang telah berjasa untuk Republik Indonesia.

'Kita sebagai generasi penerus harus siap juga berjuang untuk republik ini,' ajaknya.

Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional secara resmi oleh Presiden RI, Bapak Ir.H.Joko Widodo kepada Maulana Syaikh di Istana Negara Jakarta, Kamis (9/11-2017), disambut syukur dan suka cita berbagai  elemen masyarakat  NTB, baik yang berada  di Wilayah NTB maupun kini berada di luar daerah. Mereka mengekspresikan kebanggaannya atas gelar pahlawan nasional kepada putra terbaik NTB  dengan berbagai bentuk kegiatan syukur dan suka cita. Mulai dari pengibaran bendera raksasa di puncak minarat IC, lomba poster dan foto foto perjuangan Maulana Syaikh hingga Tasyakuran yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi NTB maupun doa syukur oleh Pemda dan  berbagai elemen masyarakat di setiap kabupaten/kota se- NTB.

Dalam acara tasyakuran tersebut, selain diisi dengan doa dan pagelaran berbagai seni budaya daerah yang menonjolkan nilai nilai kearifan lokal, kepahlawanan dan  pendidikan, juga  ditayangkan testimoni para tokoh nasional, baik dari NTB maupun di luar NTB tentang Almarhum Maulana Syaikh. Termasuk menayangkan ceramah kebangsaan Maulana Syaikh di hadapan masyarakat NTB saat beliau masih hidup.

Biro Humas dan Protokol NTB