Berita SKPD

UTAMAKAN KESEHATAN JIWA PEKERJA

Bidang IKP Diskominfo NTB | Jumat, 13 Oktober 2017 - 08:44:00 WIB | dibaca: 67 pembaca

Setiap bulannya NTB mengalami kerugian mencapai 110 Millyar lebih dikarenakan pegawainya mengalami masalah kejiwaan sehingga tidak produktif. Hal ini disampaikan oleh Direktur RSJ Mutiara Sukma Provinsi Nusa Tenggara Barat, dr. Elly Rosila Wijaya SpKJ., MM, dalam jumpa pers, (10/10/2017). Berangkat dari data tersebut, peringatan hari kesehatan jiwa ke 25 yang jatuh tiap 10 Oktober, kali ini mengangkat tema ''Kesehatan Jiwa di Tempat Kerja''.

''Para pekerja harus lebih memperhatikan kesehatan jiwanya. Bagi pegawai yang bekerja untuk Negara dapat sangat merugikan Negara, sedangkan bagi karyawan swasta bisa menurunkan pendapatnya,'' jelas dr.Elly Rosila Wijaya

Lebih lanjut, dr. Elly Rosila Wijaya, menjelaskan selain berdampak pada menurunnya produktifitas kerja dan merugikan lembaga, pekerja yang mengalami masalah kejiwaan ataupun gangguan kejiwaan juga dapat berdampak pada keharmonisan di dalam rumah tangga. Jika pekerja yang mengalami masalah kejiwaan ataupun gangguan kejiwaan tersebut merupakan tulang punggung keluarga.

''Oleh karena itu disarankan bagi para pekerja maupun lembaga yang mempekerjakan karyawan untuk mengutamakan kesehatan pekerjanya sehingga dapat terhindar dari stress,'' ungkapnya

Penyebab stress bagi pekerja diantaranya berupa dampak dari tuntutan, durasi, dan beban pekerjaan yang meningkat, rutnitas yang monoton, kurangnya bahkan tidak ada penghargaan sama sekali bagi pekerja. Sedangkan bullying atau intimidasi dan perlakuan yang tidak mengenakkan dari pimpinan juga dapat memicu pekerja mengalami stress.

''Untuk menghindari masalah kejiwaan ataupun ganguan kejiwaan bagi pekerja, disarankan bagi pekerja untuk tidak membawa pekerjaan hingga ke rumah. Lemburpun maksimal 3 jam saja dan mungkin kantor bisa memberikan snack yang lebih banyak buahnya,'' saran Dr. Elly lebih lanjut. (Nov_IKP)