Kegiatan Gubernur

TGB TEBARKAN OPTIMISME DI UNIVERSITAS PERTAHANAN

Bidang IKP Diskominfo NTB | Kamis, 28 September 2017 - 06:50:03 WIB | dibaca: 112 pembaca

Optimisme merupakan bahan bakar utama bagi sebuah bangsa yang sedang terus membangun dirinya. Karena itu kita wajib untuk selalu memelihara optimisme dalam kehidupan dan menjauhi pesimisme. Hal ini diungkapkan oleh Gubernur NTB, Dr. TGH. M Zainul Majdi ketika menjadi pembicara dalam kuliah umum di Universitas Pertahanan pada hari Rabu, 27 September 2017.

''Terkadang secara tidak sengaja, kita memproduksi hal-hal yang membangkitkan perasaan pesimis. Padahal jika kita belajar pada para pendiri bangsa, mereka selalu meneriakkan kata-kata yang membangkitkan optimisme seperti merdeka, mandiri, berdikari, bebas dan lainnya'', ujarnya. Menurut orang nomor satu di NTB ini, rasa pesimisme yang kemudian membangkitkan berbagai hal negatif tersebut tidak seharusnya ada, karena dalam kondisi dan keterbatasan apapun kita masih dapat terus membangun dan mengalami kemajuan. ''NTB dengan segala keterbatasannya mampu membangun diri untuk mencapai kemajuan'', ungkapnya.

Gubernur NTB ini kemudian melanjutkan penjelasan dengan memberikan berbagai macam contoh keberhasilan NTB. Di antaranya pertumbuhan ekonomi provinsi yang selalu berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional, adanya kemajuan di bidang kesehatan berupa penurunan angka kematian ibu dan anak yang sangat drastis hingga disebut publik sebagai silent revolution, selama 2011-2015 NTB mendapat raihan terbaik MDGs dan menjadi 1 dari 3 daerah terbaik di dunia di dalam pelaksanaan MDGs. ''Inilah kabar baik yang kita bawa dari NTB. Kabar baik bukan berarti bahwa masalah sudah selesai, melainkan kabar baik bahwa kita mempunyai solusi-solusi untuk menyelesaikan masalah'', ungkapnya.

Di akhir acara Gubernur mengingatkan bahwa optimisme harus mewujud secara riil dalam setiap langkah kita, karena kita semua memiliki andil untuk membangun bangsa. " Indonesia dan termasuk NTB di dalamnya betul betul berada dalam tanggung jawab kita secara kolektif", pungkasnya.

Biro Humas dan Protokol NTB