Kegiatan Gubernur

TGB BERIKAN KULIAH UMUM ‘POLITIK PERSPEKTIF ISLAM’ DI UNIDA

Bidang IKP Diskominfo NTB | Senin, 11 September 2017 - 07:34:33 WIB | dibaca: 74 pembaca

Rektorat Universitas Darussalam Gontor Kabupaten Ponorogo Jawa Timur mengundang Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi memberikan kuliah umum tentang politik perspektif Islam Sabtu, (9/9/2017). Dalam kuliah umum tersebut, Tuan Guru Bajang (TGB) sapaan Gubernur NTB itu mengupas tema: Peran strategis dan politik dalam memandirikan bangsa Indonesia dari perspektif Islam.

Disambut suka cita ratusan mahasiswa dan civitas akademika atas kehadiran Gubernur TGB di Kampus tersebut, Wakil Rektor UNIDA Gontor Dr. Hamid Fahmi Zarkasi menyatakan TGB sebagai seorang Gubernur NTB sekaligus seorang ulama penghafal Al-Qur'an. Kehadirannya dinantikan untuk memberikan motivasi bagi mahasiswa dan civitas akademika Kampus Unida Gontor, ungkapnya. Ia berharap santri-santri lulusan Gontor harus dapat mencotoh pengabdian TGB untuk bangsa ini. Menurutnya seorang santri dan ulama pun bisa masuk kedunia politik untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa. ''Mari hilangkan pendapat masyarakat bahwa santri harus selalu jadi Kiyai, tapi santri harus dapat masuk dan mengambil peran dalam dunia politik untuk memberikan pengabdian terbaik membangun bangsa Indonesia ini,'' tegasnya. 

Mengawali penyampaian materi kuliahnya, Gubernur TGB menyatakan kehadirannya di  Kampus UNIDA Gontor merupakan sebuah kehormatan. Bukan hanya untuk bernostalagia dengan rekan seperjuangannya di Unverstas Al-Azhar Kairo Mesir, kata TGB tetapi juga kehormatan karena dapat bertemu langsung dengan para penulis buku dari para ulama dan cendikia di Unida Gontor yang selama ini sempat dibaca dan dipelajarinya.

Lebih lanjut TGB memaparkan kepemimpinan yang efektif adalah yang memenuhi tiga kriteria. Antara lain, pertama, pemimpin yang dapat memberikan keadilan merata bagi masyarakatnya sehingga tidak ada ketimpangan dalam segala aspek. Kemudian, Pemimpin  juga harus dapat memberikan rasa aman yang dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakatnya. Dengan demikian, akan tercipta rasa aman dan kedamaian dalam setiap aktivitas apapun dalam kehidupan sehari-harinya. Pemimpin yang efektif juga harus dapat melahirkan kesuburan dalam aktivitas ekonomi sehingga akan melahirkan hal-hal efektif dan terasa manfaatnya, ujar Gubernur TGB.

Jadi menurutnya pemimpin yang efektif adalah yang dapat membangun optimisme kolektif dan gagasan-gagasan cerdas yang akan berkembang di masa mendatang. 

''Kepemimpinan dalam makna yang luas, mempengaruhi hukum yang berkeadilan, kertiban sosial yang ada,''tegasnya. Sehingga tidak ada pembangkangan sosial dan ekonomi. Juga kepemimpinan yang efektif sangat mempengaruhi aspek-aspek tersebut, imbuhnya.

Dalam pandangan TGB, Poilitik itu penting. Maka strateginya harus dirumuskan bagaimana memandang politik yang akan menghilangkan nada minor terhadap dunia politik itu sendiri, terang TGB. Nada minor yang ia maksudkan  adalah  sistem politik atau kondisi yang membuat umat  menjauh dari politik dan melepaskannya sehingga mereka hanya akan menjadi penonton saja. 

Sistem pemilihan langsung, menurut gubernur telah memberikan

Biro Humas dan Protokol NTB