Berita Media

SIARKAN KEBAIKAN MELALUI LAGU

Bidang IKP Diskominfo NTB | Selasa, 21 November 2017 - 10:21:31 WIB | dibaca: 135 pembaca

Mengajak orang untuk berbuat kebaikan, tidak hanya dilakukan dengan cara-cara yang formal. Dengan cara yang santai pun bisa dilakukan. Sambil bermain dan bahkan sambil bernyanyi pun bisa dilakukan. Cara itulah yang dipilih oleh Ulfiani Hayati siswa kelas XI di Sekolah Menegah Atas Negeri (SMA N) 1 Mataram itu.

SMA N 1 Mataram atau lebih populer nya dikenal dengan sebutan SMANSA Mataram merupakan salah satu sekolah favorit yang ada di kota Mataram. Di sekolah tersebut, terdapat belasan siswa-siswi berprestasi, baik itu pada tingkat lokal, nasional, dan bahkan internasional. Prestasi yang mereka raih tidak hanya di satu bidang saja, akan tetapi di berbagai bidang ilmu. Mulai dari bidang seni, olah raga, hingga olimpiade sains.

Ulfiani Hayati yang akrab disapa Ufiani mempunyai talenta dibidang seni vokal. Bahkan dia pernah menginjakkan kaki di istana negara pada saat perayaan 17 Agustus bersama teman-temannya, mewakili Nusa Tenggara Barat dalam ajang Gita Bahasa Nusantara dibidang seni paduan suara. ''Kami pernah mewakili NTB dalam ajang Gita Bahana Nusantara di bidang seni paduan suara untuk tampil di Istana Negara pada 17 Agustus kemarin,'' ungkap remaja yang berkulit putih itu.

Tidak bisa kita pungkiri bahwa banyak orang yang pernah menginjak Istana Negara, tapi bukanlah melalui prestasi. Berbeda halnya dengan Ulfiani. Ia menginjak Istana Negara dengan prestasi dan kemampuan yang ia miliki.

Tidak hanya itu, Ulfiani juga berhasil menciptakan lagu anak-anak. Lagu yang ia ciptakan itu bertemakan tentang edukasi atau mengajak anak-anak untuk mencintai kedua orang tuanya dan mengajak anak-anak mencintai tanah air. Lagu tersebut lahir dilatari dengan gejala sosial yang terjadi pada anak-anak sekarang ini. ''Banyak anak-anak yang sudah tidak lagi mencintai atau menghargai orang tua nya sendiri, saya mencoba mengedukasi anak-anak itu melalui lagu,'' ujarnya.

 

''Mungkin melalui lagu-lagu tersebut, anak-anak tersentuh hatinya untuk mencintai kedua orang tuanya dan mencintai tanah air,'' lanjut siswa berprestasi itu.

Berkat lagu-lagu yang ia ciptakan itu, Ulfiani dipanggil untuk mengikuti pelatihan cipta lagu anak-anak tingkat nasional. Ia berhasil mengalahkan puluhan temannya dari berbagai daerah yang ada di Nusa Tenggara Barat. ''Di Bulan Oktober kemarin saya dipanggil untuk mewakili NTB untuk mengikuti pelatihan cipta lagu tingkat nasional,'' ungkapnya

''Kami ikut kompetisi di NTB dulu, dan Alhamdullah karya saya lolos untuk mengikuti pelatihan Nasional,'' lanjutnya

Lagu yang ia ciptakan tersebut, selain untuk kepentingan lomba atau kompetisi, juga, kepentingan untuk melestarikan lagu anak-anak yang bersifat edukasi. Pasalnya, lagu anak-anak yang bersifat edukasi tersebut sudah mulai memudar dan sulit ditemukan.

''Sekarang saya melihat lagu anak-anak yang bersifat edukasi itu sudah sulit di temukan,'' ujar remaja yang memiliki cita-cita untuk menjadi pakar di bidang Ilmu Komunikasi itu. (HD_IKP)