Kegiatan Gubernur

MENJALIN UKHUWAH DI KOTA BINJAI

Bidang IKP Diskominfo NTB | Senin, 07 Agustus 2017 - 07:45:03 WIB | dibaca: 283 pembaca

Sejatinya usai menghadiri undangan AcaraTablig akbar di Masjid Amalia Kabupaten Langkat, Sumut, Minggu siang, 6/8-2017, Gubernur NTB, Dr. TGH. M Zainul Majdi telah berkeinginan untuk menutup rangkaian kegiatan silaturahimnya di Provinsi Sumut. Namun karena diundang mendadak oleh Walikota Binjai, H. M. Idaham, SH., M. Si yang ingin menjalin ukhuwah dalam acara Tablig Akbar di Masjid Agung Kota Binjai, akhirnya Tuan Guru Bajang, sapaan akrab Gubernur NTB dua periode itu secara tulus memenuhi undangan tersebut. Sambil menunggu jadwal penerbangan pesawat Kualanamu Medan - Lombok Praya pada sore hari, TGB didaulat memberikan tausiyah dalam acara Tablig Akbar yang digelar Pemkot Binjai bersama sejumlah ormas Islam tersebut.

Di Masjid Agung Binjai kehadiran Gubernur NTB, Tuan Guru Bajang sudah dinantikan oleh ratusan jemaah yang ingin bersilaturahmi dan mendengarkan langsung tausiyah dari ulama sekaligus umara yang kini namanya kian populer di masyarakat muslim Sumut. Dalam tausiyahnya saat itu, Gubernur Tuan Guru Bajang menguraikan tentang hakekat silaturahmi dan persaudaraan, serta pentingnya membangun semangat optimisme dalam pelaksanaan pembangunan, sekaligus modal menghadapi tantangan global yang kian kompetitif. Ia mengajak masyarakat Kota Binjai, khususnya para jemaah yang hadir, untuk terus membangun dan memperkuat tali silahturahmi dan persaudaraan yang kuat di antara sesama. Sebab dari semangat silaturahim itu, kata Tuan Guru Bajang akan tumbuh menjadi persaudaraan dan persatuan yang kuat, sehingga pada akhirnya akan mampu menjadi kekuatan kolektif yang nantinya akan membawa perubahan positif bagi masa depan pembangunan daerah dan bangsa ini, tutur TGB.

Di tegaskannya, semua pihak harus berdiri bersama dalam semangat persaudaraan. ''Baik Walikota, para pimpinan OPD dan seluruh masyarakat Binjai harus bekerja sama memajukan Kota Binjai ini'', ujarnya. TGB melanjutkan, untuk mampu membangun silahturahmi yang baik, maka dibutuhkan satu persyarat penting. Yakni dimilikinya sifat optimis oleh masing-masing individu dalam masyarakat dan menjauhi pesimisme. ''Kalau di suatu bangsa, orang-orangnya pesimis, maka akan tertinggal dan robohlah bangsa itu'', ungkapnya.

Gubernur yang juga Hafidz Quran tersebut kemudian mengingatkan, bahwa sumber optimis dan pesimis dalam kehidupan keseharian kita adalah asupan informasi yang kita cerna. Untuk itu, Tuan Guru Bajang mengingatkan kita agar lebih hati hati dan selektif dalam mengkonsumsi setiap informasi. Terutama informasi yang berasal dari handphone kita atau sumbernya masih diragukan. ''Apabila sesuatu informasi yang buruk, yang masuk ke handphone kita, kemudian informasi itu diteruskan pada yang lain, maka akan berakibat tersebarnya pesimisme di dalam masyarakat'', ujar Tuan Guru Bajang mengingatkan akan bahaya yang ditimbulkan dari informasi yang menyesatkan tersebut.

Di akhir acara, Gubernur Tuan Guru Bajang kembali mempromosikan pesona NTB dengan gugusan pulau kecil yang mengelilinginya, dengan keindahan yang luar biasa. NTB dikenal sebagai daerah seribu masjid dan kini telah berhasil meraih predikat the best halal tourist di indonesia, bahkan di mancanegara. Untuk itu, masyarakat Binjai perlu meluangkan kesempatan mengunjungi dan menikmati pulau Lombok dan Sumbawa yang penuh keindahan tersebut, himbaunya. ''Bapak-bapak dan ibu-ibu, saya undang ke NTB, yang hanya berjarak 4 jam perjalanan dari Bandara Kualanamu, ''ujar Gubernur TGB. Acara tabligh akbar ini juga dihadiri Sekretaris Daerah Kota Binjai, M. Mahfullah Pratama Daulay, S. STP., MAP, pimpinan DPW IPI, KH. Dr. Dedi Masri serta Pimpinan berbagai organisasi Islam lainnya.

 

Biro Humas dan Protokol NTB