Berita NTB Bersaing

MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK HAL-HAL PRODUKTIF

Bidang IKP Diskominfo NTB | Rabu, 13 September 2017 - 07:02:55 WIB | dibaca: 82 pembaca

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, Hj. Erica Zainul Majdi mengajak segenap jajaran PKK Provinsi dan Kabupaten Kota se-NTB ikut memanfaatkan sosial media (Sosmed) untuk kepentingan yang positif. ''Gunakan sosmed untuk menggali ilmu mengenai apa yang ibu-ibu akan buat, apa yang bisa ibu-ibu kreasikan untuk dapat menambah pendapatan keluarga,'' himbau istri Gubernur NTB tersebut saat memberikan pengarahan pada acara Bimbingan Teknis Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Bagi Pengelola Dan Pengurus TP PKK kab/kota se NTB di aula PKK NTB, Selasa (12/9/2017).

Menurutnya, perkembangan media sosial  saat ini yang hampir dimiliki setiap orang, seperti tweeter, facebook, instagram dan media sosial lainnya harus diarahkan kepada hal-hal yang produktif. Misalnya untuk menggali pengetahuan, sebagai media promosi, serta hal-hal yang dapat menambah pendapatan keluarga. Sosmed saat ini, kata Hj. Erica juga  sangat membantu masyarakat, khususnya para ibu sebagai media mempromosikan barang atau produk yang hendak dijual.  Terlebih lagi, prospek penjualan melalui media online saat ini dinilainya sangat bagus. Bahkan jumlah transaksi melalui online semakin tinggi dan diminati dan  mampu mengalahkan transaksi langsung, tuturnya.

Kepada seluruh peserta Bimtek, Hj. Erica berpesan agar ilmu yang diperoleh dalam bimtek tersebut dapat dibagi kepada rekan-rekan yang lain. Sehingga dengan ilmu tersebut, maka akan semakin banyak perempuan di NTB yang memiliki pengetahuan bagaimana meningkatkan pendapatan keluarga. ''Ilmu tentang apa yang sebaiknya diproduksi, kecermatan membaca peluang usaha, bagaimana memasarkan produk, termasuk manajemen administrasinya,'' jelasnya.

Selain mempu memanfaatkan media sosial, para ibu menurut Hj. Erica, harus pandai mengambil peran manajerial dalam rumah tangga. Ia memberi contoh kecil, kebiasaan yang seringkali terjadi kepada para ibu adalah lupa mencatat pengeluaran di setiap bulannya. Mencatat pengeluaran itu diperlukan untuk menghindari pengeluaran yang tidak terduga yang pada akhirnya menimbulkan kebingunan bagi para ibu.

Karena itu, Hj. Erica yang juga Ketua Dekranasda NTB berbagi tips kepada para ibu yang hadir tentang bagaimana mengelola keuangan dengan baik. Menurutnya, sebelum menggunakan uang, bahkan sebelum mendapat uang, sebaiknya para ibu sudah menyusun perencanaan akan dialokasikan kemana uang tersebut. Termasuk di dalamya harus ada pos anggaran yang dialokasikan untuk tabungan.

''Itu baru untuk urusan rumah tangga. Berbeda lagi dalam hal pengelolaan untuk bisnis atau usaha, tentu tidak sesederhana  itu. Dibutuhkan manajemen yang baik,'' ungkapnya. Dalam berbisnis, menurutnya dibutuhkan ketelitian untuk menghitung modal dan kebutuhan usaha yang direncanakan. Termasuk juga, mampu menominalkan berapa jumlah gaji untuk diri sendiri, sebagai bentuk kompensasi untuk waktu mendidik anak yang berkurang, waktu istirahat, waktu sosialisasi yang berkurang akibat usaha tersebut. Karena waktu tidak dapat diulang dan diganti, jelasnya. Hal itu sangat penting untuk diperhatikan oleh para ibu yang akan menekuni dunia usaha. Ibu-ibu, lanjut Erica dituntut pandai mengatur strategi, bagaimana agar bisa meningkatkan pendapatan dalam rumah tangga, tanpa membuang waktu mengasuh putra-putri tercinta di rumah.

Kegiatan bimbingan teknis tersebut diselenggarakan oleh TP PKK Provinsi NTB. Kegiatan yang diharapkan mampu menjawab tantangan perempuan untuk meningkatkan pendapatan keluarga dihadiri oleh kader PKK kabupaten/kota se NTB. kegiatan ini dihajatkan demi menambah pengetahuan ibu-ibu kader, agar pandai dan cermat membuka peluang usaha untuk menambah pendapatan keluarga. Ketua Pokja IV, Hj Komala Rimbun sebelum membuka bimtek berharap kegiatan ini dapat menjadi majelis ilmu yang bermanfaat bagi seluruh kader pkk di provinsi NTB.

 

Biro Humas dan Protokol NTB