Berita Media

Joy Fernando, Peraih Mendali Emas FLS2N 2017

Bidang IKP Diskominfo NTB | Selasa, 03 Oktober 2017 - 09:14:22 WIB | dibaca: 105 pembaca

jawara singer solo FLS2N

Joy Fernando, Peraih Mendali Emas FLS2N 2017

Mataram – Prestasi membanggakan kembali diraih siswa asal NTB di kancah Nasional. Joy Fernando siswa SMAN 2 Mataram ini baru saja pulang dari ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) pada bidang vocal solo di NTT dengan membawa mendali emas. Putra pasangan Bapak Edward dan Ibu Kristin ini berhasil masuk ke babak final dan keluar menjadi pemenang pertama setelah melewati seleksi panjang mengalahkan perwakilan terbaik dari setiap provinsi di Indonesia.

“Rasanya senang sekali, bangga, dan gak nyangka,”ungkap Joy saat ditanya perasaannya berhasil memboyong mendali emas.

Anak sulung dari dua bersaudara ini mengaku tidak memiliki persiapan yang matang saat mengikuti lomba ini. Bahkan, saat seleksi di tingkat kota dan maju ke tingkat provinsi Joy sempat tidak dipilih oleh kota Mataram. Baru saat H-1 seleksi tingkat provinsi akan berlangsung, pihak kota Mataram mengabarinya. Tanpa persiapan apapun, Joy bertanding di tingkat provinsi dan berhasil keluar sebagai wakil NTB di tingkat Nasional. Meski dengan persiapan minim tersebut, Joy akhirnya kembali keluar sebagai juara di tingkat Nasional.

“Gak tau kenapa saya gak dikirim kota. Mungkin karna ada satu dan lain hal. Yang jelas sekolah dan beberapa pihak waktu itu memperjuangkan saya bisa ikut di tingkat provinsi dan akhinya menang sampai sekarang,” tuturnya.

Di grand final Joy mengalahkan putra terbaik dari Medan Sumatra Utara, Manado Sulawesi Utara, Bogor Jawa Barat, dan Ternate. Joy membawakan dua buah lagu pilihan dan satu lagu tantangan. Dua lagu pilihan tersebut adalah lagu tradisional Tegining Teganang dan lagu penyanyi favoritnya Judika Bukan Dia Tapi Aku. Sementara lagu tantangan adalah lagu karya juri yang harus dikuasai dalam waktu singkat.

Joy yang belakangan menyukai musik jazz ini mengaku senang bernyanyi sejak kecil dibimbing oleh mamanya dan papanya sebagai pelatih koreografi. Sebelumnya Joy sempat menjadi juara harapan 1 di ajang Spirit Multitalenta Tingkat Nasiona dan sempat mengikuti FLS2N dalam vocal group saat SMP tetapi tidak keluar sebagai pemenang.

“Gak ada yang kalah hanya kemenangan tertunda. Tetep optmis dan terus evaluasi supaya maksimal, kita gak tau kapan akan melunjak,” jawab  Joy saat ditanya caranya menyikapi kegagalan. 

Kedepannya, Joy yang kini duduk di bangku kelas XII IPS berharap bisa melanjutkan sekolah di Institut Seni Indonesia pada Fakultas Seni Pertunjukan sehingga kelak bisa menjadi penyanyi ataupun produser lagu professional. (nov)