Berita NTB Bersaing

DEKRANASDA NTB KAMPANYEKAN SEMANGAT BERWIRAUSAHA

Bidang IKP Diskominfo NTB | Senin, 11 September 2017 - 07:29:20 WIB | dibaca: 190 pembaca

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (DEKRABASDA) Provinsi NTB, Hj. Erica Zainul Majdi hadir di Kantor Dekranas ''Rumah Kriya Asri'' Cilandak Timur, Jakarta Selatan, Jumat siang (8/9-2017). Kehadiran  ketua Dekranasda yang juga istri Gubernur NTB tersebut adalah dalam rangka memaparkan program kerja Dekranasda Provinsi NTB sebagai bagian dari penjurian Dekranas Award Pembina Teladan Tahun 2017.

Saat itu, Hj. Erica menegaskan bahwa Dekranasda NTB bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruhstakeholder terkait lainnya, terus mendorong peningkatan semangat dan mental wirausaha di kalangan generasi muda dan masyarakat NTB.

Menurutnya, tantangan terbesar untuk Dekranasda NTB saat ini adalah masalah mindset atau sikap mental. Mental yang dimaksud Hj. Erica adalah mental usaha. Hal inilah yang  membuat istri orang nomor 1 NTB tersebut merasa perlu untuk terus mengkampanyekan enterpreunership. Karenanya, Dekranasda NTB mempunyai program go to school, program go to campus, tuturnya. Sembari menegaskan bahwa para pengrajin yang sudah jelas-jelas berhasil, pendapatannya tinggi, punya nama di nasional maupun di internasional  terus didorong dan dilibatkan untuk memotivasi anak – anak agar nemiliki mental wirausaha yabg baik,'' ujar Erica Zainul Majdi menjelaskan salah satu program Dekranasda NTB.

Di samping program tersebut, Dekransda NTB juga secara rutin mengundang wirausahawan muda yang sukses. Di antaranya pada tahun 2016, Dekranasda NTB bekerja sama dengan 3 desainer Indonesia membawa tenun lombok menuju New York Fashion Week. Di tahun 2017, Dekranasda NTB sudah menggandeng Sari Ayu dalam hal warna kosmetik bertema Lombok dan Tambora.

Selain itu Erica Zainul Majdi menjabarkan, bahwa target Dekranasda NTB tiap tahun harus ada headline Kompas tentang kepala negara memakai tenun NTB. Target itu mampu terpenuhi dimulai pada tahun 2016 saat Presiden Jokowi datang pada perayaan (Hari Pers Nasional) HPN 2016, kemudian di tahun 2017 pada pembukaan MTQ Nasional.

''Ini merupakan pelajaran berharga buat kami, karena sekarang jika orang mencari tenun, mereka bilangnya 'TENUN JOKOWI' dan ini sangat strategis,'' ujarnya.

Biro Humas dan Protokol NTB