Kegiatan Gubernur

DARI KOTA MALANG KE BLITAR, TGB BAHAS PENDIDIKAN KARAKTER

Bidang IKP Diskominfo NTB | Senin, 11 September 2017 - 07:39:35 WIB | dibaca: 195 pembaca

Sepanjang Hari Sabtu, (9/9-2017), Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi memenuhi sejumlah undangan masyarakat di Kota Malang hingga Kabupaten Blitar dan Ponorogo Jawa Timur untuk mengisi acara silaturahmi, diskusi dan dialog yang diselenggarakan oleh sejumlah yayasan dan lembaga pendidikan di daerah itu.

Di Kota Malang, Tuan Guru Bajang (TGB) sapaan akrab Gubernur NTB, mengadakan silaturrahmi dengan FKPD Kota Malang, Habaib, Alim Ulama, Ormas Islam dan Organisasi Mahasiswa, dalam  acara  diskusi dengan tema ''Menjalin ukhuwah untuk merajut nusantara'' diselenggarakan Yayasan Ariosan, dibawah Pimpinan, Dr. KH. Imam Muslimin yang bergerak dalam bidang pendidikan dan kegiatan sosial kemasyarakatan,  bertempat di Jalan Willis Kota Malang.

Pada acara itu TGB  menyampaikan pentingnya ukhuwah atau ikatan persaudaraan yang akan menghadirkan kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ia menegaskan kecintaan kepada NKRI akan melahirkan semangat menegakkan keadilan, membebaskannya dari berbagai bentuk penjajahan. Termasuk juga memperjuangkan hak-hak agama islam dan agama lain untuk dapat menjalankan agama sesuai dengan ajaran yang diyakininya. 

Gubernur TGB Mengajak semua elemen masyarakat untuk meletakkan segala sesuatu sesuai dengan tempatnya. Menurutnya, kemerdekaan bangsa Indonesia merupakan hasil perjuangan para ulama dan seluruh bangsa Indonesia. Karenanya, TGB menegaskan cara terbaik untuk menghormati hasil dari perjuangan para ulama tersebut, adalah dengan menjaga dan merawat NKRI dengan penuh kebaikan sebagai rahmat yang dititipkan oleh para pejuang bangsa. 

Peran untuk merawat NKRI dengan penuh kebaikan, kata TGB menjadi kewajiban dari semua elemen, mulai dari tingkat keluarga sampai kepada tokoh agama untuk membangun konstruksi sesuai dengan tuntunan Islam. ''Sampaikan kebenaran dalam Islam dengan hikmah dan nasihat yang baik'', ujarnya. Demikian pula ketika harus adu argumentasi, maka sampaikanlah dengan penuh kesopanan, pinta Gubernur TGB. Sembari mengajak seluruh masyarakat untuk membangun kesadaran kolektif, bahwa NKRI adalah amanah Allah yang tidak boleh ditelantarkan.

PENTINGNYA PENDIDIKAN KARAKTER

Dalam acara sholat subuh berjema’ah di Masjid Jami' Baiturrahim Kabupaten Blitar Jawa Timur Sabtu, (9/9/2017), Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi didaulat oleh pengurus Masjid Jami’ Baiturrahim, Juni Arifin, untuk memberikan tausiyah dalam upaya meningkatkan kualitas iman dan taqwa mewujudkan generasi muda Islam yang berkarakter mulia.

Dalam tausiyahnya di hadapan ratusan jemaah yang hadir saat itu, Gubernur TGB menegaskan pentingnya pendidikan karakter untuk membangun suatu bangsa. Ia menguraikan karakter yang kuat akan menjadi pondasi kokoh terhadap kemajuan suatu bangsa. 

Mengingat demikian penting dan strategisnya, kata TGB, maka memberikan pendidikan karakter yang sesuai dengan tuntunan dan ajaran yang telah diwariskan Rasulullah SAW kepada para generasi bangsa merupakan kewajiban dalam ajaran Islam, tegasnya.

Menurut Tuan Guru Bajang (TGB), Memiliki karekter yang mulia, lebih utama dari ibadah-ibadah sunnah yang lain. Karenanya kepada para jema’ah masjid Gubernur menjelaskan, untuk melakukan kebaikan dan kejujuran adalah menjadi kewajiban semua ajaran agama di belahan dunia, bukan hanya agama Islam saja. Oleh karenanya untuk menjadi seorang muslim yang baik tidaklah sulit, cukup dengan mengamalkan suatu yang baik yang kita ketahui. Karena Hal-hal yang sederhana yang kita amalkan akan membangun karakter yang mulia, tegasnya. Salah satu ciri dari karakter yang mulia tersebut adalah dengan diberikannya hikmah oleh Allah SWT,. Dijelaskannya bahwa makna hikmah itu adalah kesesuaian antara ilmu dan amal, perkataan dan perbuatan. ''Dan sumber dari karakter yang mulia itu ada dalam ajaran Rasulullah SAW, yakni bagaimana menyayangi sesama manusia, serta menghormati dan memuliakan orang lain,'' tegasnya.

Biro Humas dan Protokol NTB