Berita Media

Cerdas Bermedia, Tolak Hoax dan Acara TV Bermutu

Bidang IKP Diskominfo NTB | Senin, 27 November 2017 - 14:33:47 WIB | dibaca: 115 pembaca

Ditengah era teknologi Infomasi dan Komunikasi yang begitu pesat sehingga kebebasan bersosial media di dunia maya yang begitu mudah dan cepat, menyebabkan penyebaran informasi  yang tidak bertanggungjawab (Hoax) baik yang berupa berita maupun video sudah tidak terbendung lagi.

Keperihatinan ini menggugah sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ)  Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Mataram untuk Menyapa dan menyerukan pada masyarakat dengan berkampanye untuk tidak menyebarkan hoax di kegiatan Inspiratif Expo Diskominfotik NTB dijalanan Udaya Minggu Pagi (26/11).

Sebanyak 75 orang mahasiswa  Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Mataram ini mengajak setiap masyarakat untuk ikut mendeklarasikan masyarakat NTB Anti Hoaks  dengan Cerdas Bermedia.

Kampanye jalanan ''Anti Hoax'' yang  diserukan ini juga mengajakserta masyarakat dan sejumlah masyarakat di acara Carfreeday untuk membubuhi tanda tangan sebagai tanda melawan hoax.

Muzayen Koordinator Masiswa Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Mataram lewat media UIN TV dan Sinfoni FM 107.8 MHZ,  sering mengajak rekan-rekan mahasiswa di kampusnya untuk jangan pernah menyebarkan hoax.

''Hari ini kami ajak masyarakat Kota Mataram dan NTB pada umumnya untuk katakana tidak pada berita yang tidak bermutu dan tidak benar,'' ajak Muzayen. Ajakan Muzayen di Amini Romiatil dan rekan-rekan mahasiswa lainnya yang mengalungi beberapa papan yang terbuat dari karton dengan berbagai tulisan yang bernada kampanye ini. Tulisan yang bernilai seruan dan edukasi mahasiswa UIN Mataram ini menarik ada ''Nusa Tenggara Barat Cerdas Bermedia'', ''Hoaks Bikin Otak Jadi Soak'',  ''Tidak Semua Yang Kamu Baca di Internet Itu Benar'', ''Mengawasi Media atau Kita diKuasai Media''.

Mereka juga membagikan selebaran edukasi dan PIN menggugah masyarakat untuk matikan TV saat jam belajar, Tolak tayangan TV yang tidak bermutu, damping anak-anak menonton TV .

Koordinator Masiswa Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Mataram, Muzayen sekali lagi mengajak semua masyarakat untuk cerdas memilih media dalam wewapadai Hoax. (Edy_IKP)