Diposting : 14 Mar 2011 07:13:33 WIB | 754 Pembaca, 0 Komentar

BERITA INSTANSI - SKPD
BPPKB NTB Dorong Perkawinan Sesuai Usia Dianjurkan
     
Oleh : AntaraMataram.com  

Mataram, 13/3/2011 - Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Provinsi Nusa Tenggara Barat terus berupaya mendorong perkawinan sesuai usia yang dianjurkan yakni minimal 16 tahun bagi perempuan dan 19 tahun bagi laki-laki.

         "Masih dijumpai usia perkawinan perempuan dibawah 15 tahun, padahal perkawinan usia muda rentan bercerai, sehingga perlu didorong agar perkawinan sesuai usia yang dianjurkan," kata Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan PP dan Keluarga Berencana Provinsi Nusa Tenggara Barat Hj. Ratningdiah, di Mataram, Minggu.

         Ia mengatakan, usia perkawinan pertama penduduk perempuan NTB yang berumur 10 tahun ke atas di kelompokkan menjadi empat bagian yaitu kelompok umur 15 tahun kebawah, umur 16-19 tahun, umur 20-24 tahun dan umur 25 tahun lebih.

         Usia perkawinan pertama perempuan berdasarkan Undang Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, minimal 16 tahun bagi perempuan dan 19 tahun bagi laki-laki.

         Pada kenyataannya, perempuan di Provinsi NTB yang menikah pada umur 15 tahun kebawah dijumpai sebanyak 6,28 persen, paling banyak berada di Kabupaten Lombok Tengah dan Kota Mataram, disusul perempuan Lombok Timur dan Sumbawa. Paling sedikit di Kota Bima.

         "Padahal, tingginya perkawinan usia muda erat kaitannya dengan tingginya perceraian hidup, seperti yang terjadi di Kabupaten Lombok Timur dan Lombok Tengah," ujarnya.

         Data versi BPPKB NTB, penduduk yang cerai hidup paling banyak di temukan di Kabupaten Lombok Timur  sebanyak 8,18 persen, kemudian disusul kabupaten Lombok Tengah 6,99 persen dan Lombok Barat 5,96  persen.

         Sementara penduduk yang paling sedikit melakukan cerai hidup berada di Kabupaten Sumbawa dan  Kabupaten Bima yakni 1,56 persen.  
    Dari 2,11 persen penduduk NTB yang cerai mati, tertinggi dijumpai di kabupaten Bima, disusul kabupaten Lombok Timur, Sumbawa dan Lombok Tengah.

         Menurut Ratningdiah, terdapat sedikitnya 13 faktor penyebab terjadinya perceraian di wilayah NTB yakni poligami, krisis akhlak, cemburu, kawin paksa, ekonomi, tidak ada tanggungjawab, kawin dibawah umur, kekerasan jasmani, kekejaman mental, politis, gangguan pihak ketiga, tidak ada keharmonisan dan penyebab lainnya.

         Perceraian itu juga dipicu oleh perwakinan usia dini yang berdampak pada kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), apalagi pasangan suami istri itu minim pengetahuan dan wawasan rumah tangga.

         "Apalagi, perlindungan keamanan terhadap perempuan sangat minim dan kurangnya fasilitas penanganan cepat atas masalah kekerasan yang dihadapi perempuan," ujarnya.

         Ia menambahkan, meningkatnya kasus perceraian itu menyebabkan jumlah perempuan kepala keluarga (pekka) semakin banyak, selain status Pekka karena berstatus janda akibat suaminya meninggal, ditinggal kerja suami yang menjadi TKI dan tidak diberi nafkah lahir batin oleh suaminya.

         Kondisi tersebut semakin memprihatinkan jika tingkat pendidikan perempuan kepala keluarga itu relatif minim.

         Hasil pendataan pekka di empat kecamatan di NTB yang sudah dilakukan, ternyata 56 persen Pekka buta aksara dan sebagian tidak tamat SD.

         Rata-rata usia Pekka di empat kecamatan itu yakni 15-20 tahun namun sudah memiliki anak 2-5 orang.

         "Umumnya mereka tidak memiliki pekerjaan tetap namun terpaksa bekerja serabutan karena suami mereka pun malas bekerja, sebagian suami bekerja sebagai TKI tetapi bertahun-tahun tidak kembali dan penyebab lainnya," ujarnya.

         Upaya nyata yang dilakukan BPPKB NTB terkait perceraian akibat berbagai faktor penyebab itu, menurut Ratningdiah, antara lain, menerapkan program peningkatan peran serta dan kesetaraan gender dalam pembangunan, serta pembentukan tim vocal point" di SKPD dan Workshop ARG.

         Program lainnya yakni pengembangan model operasional BKB-Posyandu-PADU, pengkajian pengembangan model operasional BKB-Posyandu-PADU, pelatihan bagi kader posyandu, peningkatan kualitas hidup dan perlindungan perempuan, serta fasilitasi upaya perlindungan perempuan terhadap tindak kekerasan.(*)



0 Komentar untuk - "BPPKB NTB Dorong Perkawinan Sesuai Usia Dianjurkan"



Silahkan tulis komentar Anda pada form berikut :

  Nama Anda
  Alamat e-Mail
  Website
  Komentar
 

Tuliskan Kode Diatas
 

 

BERITA INSTANSI LAINNYA
22 Jul 2014 11:09:02 WIB - 34 pembaca, 0 komentar
LKKS SALURKAN SANTUNAN UNTUK 1200 YATIM DAN DUA’FA
Bulan peduli sosial Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) bekerjasama dengan TP PKK Provinsi NTB menyalurkan sebanyak 1200 paket santunan kepada untuk anak yatim dan kaum dua’fa...
 
18 Jul 2014 16:05:51 WIB - 59 pembaca, 1 komentar
STQ DAN MTQ KORPRI RESMI DITUTUP
Sekretaris Daerah H. Muhammad Nur, SH, MH, secara resmi menutup kegiatan STQ dan MTQ Korpri tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2014. Sebelum menutup acara...
 
15 Jul 2014 14:37:27 WIB - 67 pembaca, 0 komentar
STQ dan MTQ Korpri Digelar
Pembukaan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Dan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Korpri Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat yang dibuka Sekda NTB H. Muhammad Nur SH, MH dihadir...
 
15 Jul 2014 13:53:22 WIB - 65 pembaca, 0 komentar
Galang Solidaritas Untuk Palestina
Agresi militer yang dilakukan oleh Israel dengan menggempur wilayah Palestina mengundang banyak keprihatinan dari berbagai pihak, termasuk warga dan masyarakat Mataram dan NTB pada umumnya. Guna...
 
14 Jul 2014 14:29:22 WIB - 85 pembaca, 0 komentar
Festival Enjoy Museum Untuk Ramadhan
Festival Enjoy Museum untuk Ramadhan  2014  digelar dari tanggal 14 hinggga 22 juli dan dibuka  Ibu Ketua  BKOW  NTB Hj. Syamsiah Muh. Amin (Senin, 14/7) bersama...
 
Arsip Berita Lainnya  


SMS dari 62878********
P.gub kenpa dana b.s.m itu di ambil oleh pihak sekolah.s.d.n mertak paok btkliang.lotengl...

Jawaban Gubernur NTB

Pengambilan dana BSM memang disalurkan lewat sekolah, nanti pihak sekolahlah yang akan memberikan kepada siswa...

Lihat Jawaban  










 

Hubungi Pemprop NTB

Dikpora NTB
Dishubkominfo NTB
Disnakkeswan NTB
Dispenda NTB
Dinas Pekerjaan Umum NTB
Dinas Perkebunan NTB
Dinas Pertambangan & Energi NTB
Dinas Kebudayaan & Parawisata NTB
Dinas Kehutanan NTB
Dinas Koperasi NTB
Dinas Kesehatan NTB
Dinas Kelautan dan Perikanan NTB
Dinas Tenaga Kerja & Transmigrasi NTB
BP3ED Disperindag NTB
Rumah Sakit Jiwa NTB
Badan Ketahanan Pangan NTB
Badan Koordinasi Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu NTB
Badan Perpustakaan & Arsip NTB
Badan Pemberdayaan Perempuan
Badan Perencanaan Pembangunan
Biro AP & ULPBJP NTB
Biro Keuangan NTB
Biro KSDA NTB
Komisi Informasi NTB
*** Direktori Online NTB ***


 

Kabupaten & Kota

Kota Mataram

Kabupaten Lombok Barat
Kabupaten Lombok Utara
Kabupaten Lombok Tengah
Kabupaten Lombok Timur
Kabupaten Sumbawa Barat
Kabupaten Sumbawa
Kabupaten Dompu
Kabupaten Bima
Kota Bima
 

Link Terkait

PPID Provinsi NTB
Portal Republik Indonesia
Harian Antara Mataram
Harian Suara NTB

 

NTBPROV.GO.ID adalah Website Resmi Provinsi NTB@2014 - Humas NTB & Santel PDE Biro Umum