Diposting : 08 Des 2010 06:31:03 WIB | 761 Pembaca, 2 Komentar

BERITA INSTANSI - SKPD
PU-BPBD NTB Identifikasi Daerah Rawan Bencana
     
Oleh : AntaraMataram.Com  

Mataram, 8/12/2010 - Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bekerja sama mengindentifikasi daerah rawan bencana alam di musim hujan akhir 2010-awal 2011.

         Kepala Dinas PU Provinsi NT) H Dwi Sugiyanto di Mataram (7/12), mengatakan, identifikasi daerah rawan bencana itu dilakukan agar memudah penanganannya jika mencuat bencana alam seperti tanah longsor yang berpotensi menghambat kelancaran lalu lintas.

         "Tetapi, identifikasi daerah rawan bencana itu dilakukan secara terpadu agar penanganannya pun terpadu. Dinas PU tentu yang berkaitan dengan pergeseran alat berat," ujarnya.

         Ia mengatakan, pihaknya bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB tengah mengidentifikasi daerah rawan bencana tanah longsor baik di Pulau Lombok (letak ibukota Provinsi NTB) maupun di Pulau Sumbawa.

         Acuannya, yakni daerah yang selama ini rawan bencana seperti tanah longsor di Pulau Lombok yang dapat menghambat kelancaran transportasi darat yakni Sembalun dan Belanting (Lombok Timur), Pusuk (Lombok Utara) dan Sekotong (Lombok Barat).

         Bahkan, jalan di hutan Pusuk merupakan daerah yang paling rawan tanah longsor karena merupakan kawasan perbukitan, padahal daerah itu menghubungkan Kota Mataram dengan sejumlah kecamatan di Lombok Barat dengan kecamatan yang ada di Lombok bagian utara.

         Jalan di hutan Pusuk itu dilalui tak kurang dari 250 kendaraan besar dan kecil setiap hari, karena jarak tempuh dari Kota Mataram ke Kabupaten Lombok Utara relatif dekat, jika dibandingkan dengan menyusuri jalan di Pantai Utara dari kawasan wisata Senggigi hingga Pemenang.

         Kawasan lainnya di Pulau Lombok yang dikategori rawan banjir yakni ruas jalan di kawasan wisata Senggigi hingga Pemenang, Lombok Barat, kemudian Serumbeng, Lembar dan ruas jalan menuju Pelabuhan Laut Lembar. 
    "Senggigi dan Lembar merupakan kawasan yang harus terbebas dari hambatan tanah longsor karena arus lalu lintasnya cukup padat," ujarnya.

         Sementara daerah rawan bencana tanah longsor di Pulau Sumbawa, kata Sugiyanto, menyebar di lima kabupaten/kota seperti di Labun dan Sumbawa Besar, Kabupaten Sumbawa.

         Sugiyanto juga mengakui, kawasan rawan banjir di wilayah NTB semakin meluas karena berbagai faktor penyebab seperti prilaku masyarakat di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) yang tidak mengacu kepada prinsip konservasi Sumber Daya Alam (SDA).

         Ia menyebut kawasan rawan banjir antara lain Lombok bagian selatan (Kabupaten Lombok Timur), Praya Barat (Lombok Tengah),  Pogading (Lombok Timur), Taliwang (Sumbawa Barat), Dompu (Dompu) dan Raba Sape (Kota Bima).

         Mengenai kesiapan alat berat untuk penanganan bencana tanah longsor dan banjir, Sugiyanto mengatakan, pihak bertugas menyiagakan alat berat dan peralatan lainnya untuk penanganan bencana banjir dan tanah longsor di lokasi strategis agar memudahkan penanganan terutama yang menghambat kelancaran transportasi darat.

         Sejumlah alat berat seperti buldoser, escavator, forklift, tower crane, dan mesin giling jalan, telah disiagakan di berbagai lokasi strategis agar memudahkan penanganan dampak banjir dan tanah longsor.

         "Namun, pengerahan peralatan penanganan bencana banjir dan tanah longsor itu dikoordinir oleh BPPD NTB, kami hanya memfasilitasi ketersediaan alatnya," ujarnya. (*)



2 Komentar untuk - "PU-BPBD NTB Identifikasi Daerah Rawan Bencana"

by : zohdi (25 Des 2010 16:35:30 WIB)
saluut atas kesiagaan BPBD NTB mengantisipasi bencana.tapi bencana didepan mata kadang luput dari perhatian kita.Kondisi jalan yg menghubungkan Mataram dg Lombok Barat yg berada diwilayah desa Bajur Kecamatan Labuapi kondisinya sangatlah parah.Jalan yg penuh dipenuhi bak kubangan kerbau disepanjang jalan.untuk diketahui kondisi jalan ini sudah banyak menimbulkan koban kecelakaan lalu lintas bahkan korban jiwa.masyarakat harus punya keahlian husus tuk melalui jalan ini karena jalan yg penuh lubang penuh resiko.Ketika masih dijalan lingkar selatan kita berkendara laksana berlayar didalam kolam tapi begitu memasuki jalan dimasud laksana berlayar ditengah samudra dan diterpa gelombang ganas.Begitulah kondisi jalan yg sudah sangat parah,sudah saatnya bertindak tepat ,cepat dan akurat menghadapi kondisi ini.Mohon tuk segera dihotmik tanpa harus menunggu korban berikutnya yg diakibatkan oleh kubangan kerbau ditengah jalan raya.IRONIS MEMANG jalan yg berbatasan langsung dg jalan lingkar selatab kondisinya seperti ini.Trima kasih kepada Dinas PU tuk bisa segera mengambil tindakan.

by : SITI NURRAHMA (09 Des 2010 02:20:25 WIB)
Asswrwb.Yang terhormat Bapak Dinas PU Prop.NTB, Kami dari Forum Masyarakat Kawasan Tambora ingin memberikan input terkait identifikasi daerah bencana alam. Menurut kami perencanaan pengelolaan bencana tidak hanya berbicara pada aspek fisik saja tetapi perlu ada sentuhan pada aspek lain karena seperti kondisi wilayah Tambora saat ini terjadi krisis pangan karena gagal panen mete disebabkan curah hujan yang tidak teratur, bagaimana langkah pemerintah dalam mengantisipasi hal ini.



Silahkan tulis komentar Anda pada form berikut :

  Nama Anda
  Alamat e-Mail
  Website
  Komentar
 

Tuliskan Kode Diatas
 

 

BERITA INSTANSI LAINNYA
22 Jul 2014 11:09:02 WIB - 31 pembaca, 0 komentar
LKKS SALURKAN SANTUNAN UNTUK 1200 YATIM DAN DUA’FA
Bulan peduli sosial Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) bekerjasama dengan TP PKK Provinsi NTB menyalurkan sebanyak 1200 paket santunan kepada untuk anak yatim dan kaum dua’fa...
 
18 Jul 2014 16:05:51 WIB - 55 pembaca, 1 komentar
STQ DAN MTQ KORPRI RESMI DITUTUP
Sekretaris Daerah H. Muhammad Nur, SH, MH, secara resmi menutup kegiatan STQ dan MTQ Korpri tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2014. Sebelum menutup acara...
 
15 Jul 2014 14:37:27 WIB - 60 pembaca, 0 komentar
STQ dan MTQ Korpri Digelar
Pembukaan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Dan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Korpri Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat yang dibuka Sekda NTB H. Muhammad Nur SH, MH dihadir...
 
15 Jul 2014 13:53:22 WIB - 58 pembaca, 0 komentar
Galang Solidaritas Untuk Palestina
Agresi militer yang dilakukan oleh Israel dengan menggempur wilayah Palestina mengundang banyak keprihatinan dari berbagai pihak, termasuk warga dan masyarakat Mataram dan NTB pada umumnya. Guna...
 
14 Jul 2014 14:29:22 WIB - 79 pembaca, 0 komentar
Festival Enjoy Museum Untuk Ramadhan
Festival Enjoy Museum untuk Ramadhan  2014  digelar dari tanggal 14 hinggga 22 juli dan dibuka  Ibu Ketua  BKOW  NTB Hj. Syamsiah Muh. Amin (Senin, 14/7) bersama...
 
Arsip Berita Lainnya  


SMS dari 62819********
ASS. PAK GUBERNUR YANG SAYA BANGGAKAN MOHON PEMPROV. MEMFASILITASI SAYA AGAR BISA KE JAMBORE PRAMUKA SE ASEAN DI SINGAPURA DAN...

Jawaban Gubernur NTB

Terima kasih akan menjadi perhatian.

 

...
Lihat Jawaban  










 

Hubungi Pemprop NTB

Dikpora NTB
Dishubkominfo NTB
Disnakkeswan NTB
Dispenda NTB
Dinas Pekerjaan Umum NTB
Dinas Perkebunan NTB
Dinas Pertambangan & Energi NTB
Dinas Kebudayaan & Parawisata NTB
Dinas Kehutanan NTB
Dinas Koperasi NTB
Dinas Kesehatan NTB
Dinas Kelautan dan Perikanan NTB
Dinas Tenaga Kerja & Transmigrasi NTB
BP3ED Disperindag NTB
Rumah Sakit Jiwa NTB
Badan Ketahanan Pangan NTB
Badan Koordinasi Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu NTB
Badan Perpustakaan & Arsip NTB
Badan Pemberdayaan Perempuan
Badan Perencanaan Pembangunan
Biro AP & ULPBJP NTB
Biro Keuangan NTB
Biro KSDA NTB
Komisi Informasi NTB
*** Direktori Online NTB ***


 

Kabupaten & Kota

Kota Mataram

Kabupaten Lombok Barat
Kabupaten Lombok Utara
Kabupaten Lombok Tengah
Kabupaten Lombok Timur
Kabupaten Sumbawa Barat
Kabupaten Sumbawa
Kabupaten Dompu
Kabupaten Bima
Kota Bima
 

Link Terkait

PPID Provinsi NTB
Portal Republik Indonesia
Harian Antara Mataram
Harian Suara NTB

 

NTBPROV.GO.ID adalah Website Resmi Provinsi NTB@2014 - Humas NTB & Santel PDE Biro Umum