Diposting : 08 Des 2010 06:31:03 WIB | 804 Pembaca, 2 Komentar

BERITA INSTANSI - SKPD
PU-BPBD NTB Identifikasi Daerah Rawan Bencana
     
Oleh : AntaraMataram.Com  

Mataram, 8/12/2010 - Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bekerja sama mengindentifikasi daerah rawan bencana alam di musim hujan akhir 2010-awal 2011.

         Kepala Dinas PU Provinsi NT) H Dwi Sugiyanto di Mataram (7/12), mengatakan, identifikasi daerah rawan bencana itu dilakukan agar memudah penanganannya jika mencuat bencana alam seperti tanah longsor yang berpotensi menghambat kelancaran lalu lintas.

         "Tetapi, identifikasi daerah rawan bencana itu dilakukan secara terpadu agar penanganannya pun terpadu. Dinas PU tentu yang berkaitan dengan pergeseran alat berat," ujarnya.

         Ia mengatakan, pihaknya bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB tengah mengidentifikasi daerah rawan bencana tanah longsor baik di Pulau Lombok (letak ibukota Provinsi NTB) maupun di Pulau Sumbawa.

         Acuannya, yakni daerah yang selama ini rawan bencana seperti tanah longsor di Pulau Lombok yang dapat menghambat kelancaran transportasi darat yakni Sembalun dan Belanting (Lombok Timur), Pusuk (Lombok Utara) dan Sekotong (Lombok Barat).

         Bahkan, jalan di hutan Pusuk merupakan daerah yang paling rawan tanah longsor karena merupakan kawasan perbukitan, padahal daerah itu menghubungkan Kota Mataram dengan sejumlah kecamatan di Lombok Barat dengan kecamatan yang ada di Lombok bagian utara.

         Jalan di hutan Pusuk itu dilalui tak kurang dari 250 kendaraan besar dan kecil setiap hari, karena jarak tempuh dari Kota Mataram ke Kabupaten Lombok Utara relatif dekat, jika dibandingkan dengan menyusuri jalan di Pantai Utara dari kawasan wisata Senggigi hingga Pemenang.

         Kawasan lainnya di Pulau Lombok yang dikategori rawan banjir yakni ruas jalan di kawasan wisata Senggigi hingga Pemenang, Lombok Barat, kemudian Serumbeng, Lembar dan ruas jalan menuju Pelabuhan Laut Lembar. 
    "Senggigi dan Lembar merupakan kawasan yang harus terbebas dari hambatan tanah longsor karena arus lalu lintasnya cukup padat," ujarnya.

         Sementara daerah rawan bencana tanah longsor di Pulau Sumbawa, kata Sugiyanto, menyebar di lima kabupaten/kota seperti di Labun dan Sumbawa Besar, Kabupaten Sumbawa.

         Sugiyanto juga mengakui, kawasan rawan banjir di wilayah NTB semakin meluas karena berbagai faktor penyebab seperti prilaku masyarakat di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) yang tidak mengacu kepada prinsip konservasi Sumber Daya Alam (SDA).

         Ia menyebut kawasan rawan banjir antara lain Lombok bagian selatan (Kabupaten Lombok Timur), Praya Barat (Lombok Tengah),  Pogading (Lombok Timur), Taliwang (Sumbawa Barat), Dompu (Dompu) dan Raba Sape (Kota Bima).

         Mengenai kesiapan alat berat untuk penanganan bencana tanah longsor dan banjir, Sugiyanto mengatakan, pihak bertugas menyiagakan alat berat dan peralatan lainnya untuk penanganan bencana banjir dan tanah longsor di lokasi strategis agar memudahkan penanganan terutama yang menghambat kelancaran transportasi darat.

         Sejumlah alat berat seperti buldoser, escavator, forklift, tower crane, dan mesin giling jalan, telah disiagakan di berbagai lokasi strategis agar memudahkan penanganan dampak banjir dan tanah longsor.

         "Namun, pengerahan peralatan penanganan bencana banjir dan tanah longsor itu dikoordinir oleh BPPD NTB, kami hanya memfasilitasi ketersediaan alatnya," ujarnya. (*)



2 Komentar untuk - "PU-BPBD NTB Identifikasi Daerah Rawan Bencana"

by : zohdi (25 Des 2010 16:35:30 WIB)
saluut atas kesiagaan BPBD NTB mengantisipasi bencana.tapi bencana didepan mata kadang luput dari perhatian kita.Kondisi jalan yg menghubungkan Mataram dg Lombok Barat yg berada diwilayah desa Bajur Kecamatan Labuapi kondisinya sangatlah parah.Jalan yg penuh dipenuhi bak kubangan kerbau disepanjang jalan.untuk diketahui kondisi jalan ini sudah banyak menimbulkan koban kecelakaan lalu lintas bahkan korban jiwa.masyarakat harus punya keahlian husus tuk melalui jalan ini karena jalan yg penuh lubang penuh resiko.Ketika masih dijalan lingkar selatan kita berkendara laksana berlayar didalam kolam tapi begitu memasuki jalan dimasud laksana berlayar ditengah samudra dan diterpa gelombang ganas.Begitulah kondisi jalan yg sudah sangat parah,sudah saatnya bertindak tepat ,cepat dan akurat menghadapi kondisi ini.Mohon tuk segera dihotmik tanpa harus menunggu korban berikutnya yg diakibatkan oleh kubangan kerbau ditengah jalan raya.IRONIS MEMANG jalan yg berbatasan langsung dg jalan lingkar selatab kondisinya seperti ini.Trima kasih kepada Dinas PU tuk bisa segera mengambil tindakan.

by : SITI NURRAHMA (09 Des 2010 02:20:25 WIB)
Asswrwb.Yang terhormat Bapak Dinas PU Prop.NTB, Kami dari Forum Masyarakat Kawasan Tambora ingin memberikan input terkait identifikasi daerah bencana alam. Menurut kami perencanaan pengelolaan bencana tidak hanya berbicara pada aspek fisik saja tetapi perlu ada sentuhan pada aspek lain karena seperti kondisi wilayah Tambora saat ini terjadi krisis pangan karena gagal panen mete disebabkan curah hujan yang tidak teratur, bagaimana langkah pemerintah dalam mengantisipasi hal ini.



Silahkan tulis komentar Anda pada form berikut :

  Nama Anda
  Alamat e-Mail
  Website
  Komentar
 

Tuliskan Kode Diatas
 

 

BERITA INSTANSI LAINNYA
11 Sep 2014 14:55:47 WIB - 42 pembaca, 0 komentar
NTB Bangun Kerjasama Dengan Malang
An. Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi, Sekda NTB H. Muhammad Nur SH, MH menerima kunjungan kerja rombongan jajaran Pemkot. Malang di Ruang Rapat Utama,...
 
28 Agu 2014 09:17:35 WIB - 97 pembaca, 0 komentar
Anak Adalah Aset Bangsa
Ratusan siswa-siswi dari jenjang Pendidikan TK, SD hingga SLTA hadir memeriahkan Acara Peringatan Hari Anak Nasional Nusa Tenggara Barat  (NTB) yang di gelar di Gelanggang Pemuda...
 
28 Agu 2014 09:11:50 WIB - 235 pembaca, 0 komentar
OJK Tidak Beri Ijin MMM
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengadakan konferensi pers terkait maraknya pemberitaaan yang beredar mengenai Program Manusia Membantu Manusia (MMM) Indonesia atau juga disebut sebagai Komunitas Mavrodian Indonesia...
 
26 Agu 2014 14:59:31 WIB - 283 pembaca, 1 komentar
NTB JADI TUAN RUMAH OSN 2014
Provinsi Nusa Tenggara Barat khususnya Kota Mataram di daulat menjadi tuan rumah pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) tahun 2014. Olimpiade yang diikuti pelajar tingkat SMA sederajat...
 
20 Agu 2014 14:09:22 WIB - 133 pembaca, 0 komentar
NTB Gelar Lomba Masak Serba Ikan
Untuk meningkatkan kegemaran masyarakat dalam mengkonsumsi ikan, Dinas Kelautan Perikanan bersama Tim Penggerak PKK NTB menggelar Lomba Masak Serba Ikan di halaman Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur...
 
Arsip Berita Lainnya  


SMS dari 62878********
Aslkum.salam NTB.knp pemerintah kita tdk mmbrikan pelayanan yg trbaik kpd pahlawan devisa kita yg berasal dr NTB yg kmren disiksa......

Jawaban Gubernur NTB

Pemerintah terus berupaya keras memperjuangkan dan melindungi TKI tsb, a.l. Dgn berkoordinasi dgn pemerintah pusat...

Lihat Jawaban  










 

Hubungi Pemprop NTB

Dikpora NTB
Dishubkominfo NTB
Disnakkeswan NTB
Dispenda NTB
Dinas Pekerjaan Umum NTB
Dinas Perkebunan NTB
Dinas Pertambangan & Energi NTB
Dinas Kebudayaan & Parawisata NTB
Dinas Kehutanan NTB
Dinas Koperasi NTB
Dinas Kesehatan NTB
Dinas Kelautan dan Perikanan NTB
Dinas Tenaga Kerja & Transmigrasi NTB
BP3ED Disperindag NTB
Rumah Sakit Jiwa NTB
Badan Ketahanan Pangan NTB
Badan Koordinasi Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu NTB
Badan Perpustakaan & Arsip NTB
Badan Pemberdayaan Perempuan
Badan Perencanaan Pembangunan
Biro AP & ULPBJP NTB
Biro Keuangan NTB
Biro KSDA NTB
Komisi Informasi NTB
*** Direktori Online NTB ***


 

Kabupaten & Kota

Kota Mataram

Kabupaten Lombok Barat
Kabupaten Lombok Utara
Kabupaten Lombok Tengah
Kabupaten Lombok Timur
Kabupaten Sumbawa Barat
Kabupaten Sumbawa
Kabupaten Dompu
Kabupaten Bima
Kota Bima
 

Link Terkait

PPID Provinsi NTB
Portal Republik Indonesia
Harian Antara Mataram
Harian Suara NTB

 

NTBPROV.GO.ID adalah Website Resmi Provinsi NTB@2014 - Humas NTB & Santel PDE Biro Umum