Diposting : 16 Agu 2012 11:47:40 WIB | 3496 Pembaca, 0 Komentar

BERITA NTB BERSAING - PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
Menatap Pertumbuhan IPM NTB
     
Oleh : Humas NTB  

Pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) NTB kurun tiga tahun terakhir nangkring pada posisi keenam di Indonesia. NTB masuk dalam tujuh provinsi dengan pertumbuhan IPM tertinggi. Pencapaian ini sudah lebih dari cukup mengonfirmasi, bagaimana NTB dikelola kurun tiga tahun terakhir, terutama terkait ikhtiar mendongkrak daya beli masyarakat, meningkatkan layanan kesehatan, dan memeratakan layanan pendidikan, tiga pilar tolok ukur IPM.

Kendati pencapaian telah ditoreh, bukan berarti pekerjaan telah usai. Masih banyak harus terus dibenahi. Gubernur NTB HM Zainul Majdi, saat menyambut Komisi VIII DPR RI medio Juli 2012 lalu di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur menegaskan sejumlah pekerjaan rumah itu.

Gubernur menegaskan, IPM juga terkait erat dengan perilaku masyarakat atau cara hidup masyarakat. Dan hal ini kata dia, agak sulit diintervensi dengan pendanaan. ‘’Ini merupakan persoalan dalam pembangunan sosial yang membutuhkan waktu dan stamina yang memadai dalam pelaksanaan program,’’ kata Gubernur.

Doktor lulusan Al Azhar Kairo itu mengatakan, ternyata indikator kesehatan untuk penilaian IPM NTB sangat terkait dengan nilai-nilai budaya, perilaku atau cara hidup masyarakat, yang tidak bisa diintervensi dengan uang, tak bisa diintervensi dengan program infrastruktur.

Sebagai contoh misalnya maraknya kasus pernikahan usia dini yang menurut perhitungan BPS akan berdampak terhadap tingginya angka kematian bayi dan angka kematian ibu melahirkan.

"Anggapan ini sebenarnya tidak sepenuhnya benar, karena berdasarkan laporan dari kabupaten/kota, angka kematian bayi dan ibu melahirkan itu kian menurun sejalan dengan berbagai upaya yang kita lakukan," katanya.

Namun, kata Gubernur, karena angka pernikahan dini masih tinggi, BPS menyimpulkan angka kematian bayi dan angka kematian ibu melahirkan tetap tinggi di NTB. Dan ini, merupakan indikator penilaian yang berlaku di seluruh dunia.

Karena itu, katanya, tidak ada jalan lain yang perlu diupayakan, selain mengurangi kasus pernikahan dini dengan terus meningkatkan kesadaran masyarakat melalui sosialisasi pentingnya penundaan pernikahan.

"Selain itu, terkait dengan indikator pendidikan, perlu terus membangun perguruan tinggi termasuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi yang sudah ada agar para lulusan sekolah di NTB tidak melajutkan studi di luar daerah," katanya. 

Pasalnya, banyaknya putra putrid NTB yang tengah menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi terkemuka di daerah lain di Indonesia, justru menyebabkan mereka memberi kontribusi parameter pendidikan untuk IPM daerah tempat mereka menempuh pendidikan itu. 

Wakil Gubernur NTB, H Badrul Munir menyebut pencapaian pertumbuhan IPM NTB itu, cerminan banyak hal yang telah dicapai di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, kendati tahun 2012 ini bukanlah tahun pencapaian.

Tahun ini kata dia, masih dalam tahap tahun akselesari, sebelum menuju tahun pencapaian program NTB Bersaing pada 2013. "Masih tahun akselerasi, namun secara progress, kita bisa melihat, pertumbuhan IPM kita berada pada posisi keenam di Indonesia," kata Wagub, saat berbincang dengan media di sela berbuka puasa bersama para pelaku pariwisata NTB di kawasan Vila Sayang, Lombok Barat, Sabtu, (11/8).

Badrul Munir menyebut, program unggulan Pemprov NTB sebetulnya baru akan terpublikasi keberhasilannya pada 2015, saat pengumuman IPM NTB tahun itu.

Pasalnya, publikasi Badan Pusat Statistik terkait IPM adalah kondisi riil dua tahun sebelum publikasi. "Jadi IPM NTB tahun 2013 baru akan dipublikasi BPS tahun 2015. Kalau BPS merilis IPM tahun 2012, itu adalah kondisi riil IPM NTB tahun 2010," kata Wagub.

NTB tergolong sebagai 7 provinsi dengan pencapaian IPM tertinggi, karena mampu mendongkrak pertumbuhan IPM hingga 0,84 persen per tahun, sepanjang 2008 hingga 2010. Pencapaian NTB di atas Nusa Tenggara Timur, dan berada dibawah Sulawesi Selatan dengan 0,99 persen, Bali (0,92), Papua Barat (0,88), Jawa Timur (0,88), dan Kalimantan Selatan (0,88).

NTB bahkan jauh mengungguli pencapain DKI Jakarta yang berada pada nomor buncit yang hanya mencapai pertumbuhan 0,37 persen.

Pencapaian tinggi pertumbuhan IPM NTB didasarkan pada sejumlah tolok ukur. Untuk parameter kesehatan, dalam kurun waktu tiga tahun itu, Usia Harapan Hidup di NTB meningkat 0,61 tahun dari posisi 61,50 menjadi 62,11 tahun.

Angka kematian ibu juga menurun dari 320 menjadi 280,5 untuk 100 ribu angka kelahiran. Sementara angka kematian bayi menurun dari 72 menjadi 66,34 untuk angka kelahiran yang sama.

Pada parameter pendidikan, NTB juga tak kalah moncer. Kurun waktu tiga tahun itu, rata-rata lama sekolah meningkat dari 6,70 tahun menjadi 6,77. Sementara angka putus sekolah menurun. Untuk tingkat SD sederajat, menurun dari 1,17 menjadi1,02 pada 2010. Bahkan pada 2011 sudah menurun menjadi 0,90.

Di jenjang SMP sederajat, menurun dari 5,25 menjadi 1,46 tahun 2010 dan pada 2011 sudah pada posisi 0,92. Sedang untuk jenjang SMA menurun dari posisi 4,88 menjadi 2,13 pada 2010 dan pada 2011 pada hanya menyisakan 1,88.

Sementara itu, terkait pembelajaran buta aksara, angka kelulusan meningkat dari 80,10 menjadi 92,54 pada 2010 dan pada 2010 sudah menembus angka 97,95.

Pada parameter perekonomian, kemampuan daya beli masyarakat meningkat dari Rp 633.580 menjadi Rp 639.890. Pencapain NTB ini bahkan berada di atas angka rata-rata nasional. Untuk daya beli, NTB berada pada posisi tujuh besar dari 33 provinsi di Indonesia.

Pencapaian NTB itu tentu saja bukan semata angka statistik belaka. Pengakuan juga datang dari pihak lain. Jumilah misalnya. Warga Dusun Duduk Bawah, Batu Layar, Lombok Barat itu, yang tadinya tidak bisa membaca dan menulis, mampu meraih penghargaan She Can! Awards 2011 dari Tupperware Indonesia, perusahaan alat-alat rumah tangga terkemuka, pemegang lisensi perusahaan serupa di Amerika Serikat.

"Saya dulunya tak bisa baca tak bisa nulis. Kini saya bisa ikut mengajar warga lain untuk bebas dari buta aksara. Program ABSANO sangat membantu untuk memberantas buta aksara di desa kami," kata Jumilah. ABSANO adalah salah satu program unggulan, dengan ikhtiar mencapai Angka Buta Aksara nol di NTB.

Warga juga tak ketinggalan memberi pengakuan, yang merasakan dampak langsung program-program pemerntah. Haji Mansur, ketua Kelompok Ternak Saleko Bersinar, Desa Sorisakolo, Kabupaten Dompu, merasakan betul dampak Program Bumi Sejuta Sapi (BSS).

"Dulu kami seperti katak dalam tempurung, tak tahu apa yang hendak kami lakukan. Kini tiap anggota telah punya sapi sendiri sekurangnya dua ekor. Itulah hasil nyata bantuan NTB BSS yang kami kelola sejak 2010," katanya. [Tim Media]



0 Komentar untuk - "Menatap Pertumbuhan IPM NTB"



Silahkan tulis komentar Anda pada form berikut :

  Nama Anda
  Alamat e-Mail
  Website
  Komentar
 

Tuliskan Kode Diatas
 

 

BERITA NTB BERSAING LAINNYA
16 Okt 2014 15:16:11 WIB - 97 pembaca, 1 komentar
Sumpah Janji Pimpinan DPRD Prov. NTB
Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr.TGH.M.Zainul Majdi, menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD NTB dalam rangka pengucapan sumpah/ janji pimpinan DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, periode 2014-2019, Kamis...
 
14 Okt 2014 17:21:59 WIB - 107 pembaca, 1 komentar
Pengisian Awal Waduk Bendungan Pandanduri
Lombok Timur - Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto melakukan pengisian awal waduk (Initial Impounding) Bendungan Pandanduri yang berlokasi di Desa...
 
13 Okt 2014 16:44:00 WIB - 99 pembaca, 1 komentar
NTB Online untuk Aksi Daerah Pemberantasan Korupsi
Sebagai komitmen mewujudkan pemerintahan yang bersih melayani, Gubernur NTB Dr,TGH.M.Zainul Majdi, yang lebih akrab...
 
10 Okt 2014 15:15:55 WIB - 166 pembaca, 0 komentar
Program NTB Online, Untuk Birokrasi Bersih Melayani
...
 
09 Okt 2014 15:10:39 WIB - 145 pembaca, 0 komentar
NTB TUAN RUMAH MUKERNAS IDI XX Tahun 2014
Provinsi Nusa Tenggara Barat menjadi tuang rumah Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) XX Tahun 2014, yang akan digelar pada 22-26 Oktober  di Hotel...
 
Arsip Berita Lainnya  


SMS dari 62812********
ass wr wb, saya mau tanya kpd pak gubernur saya ada rencana utk dirikan yayasan hamzanwadi di timika papua, kebetulan...

Jawaban Gubernur NTB

Hal tersebut merupakan rencana bagus, kami turut mendukung

...
Lihat Jawaban  










 

Hubungi Pemprop NTB

Dikpora NTB
Dishubkominfo NTB
Disnakkeswan NTB
Dispenda NTB
Dinas Pekerjaan Umum NTB
Dinas Perkebunan NTB
Dinas Pertambangan & Energi NTB
Dinas Kebudayaan & Parawisata NTB
Dinas Kehutanan NTB
Dinas Koperasi NTB
Dinas Kesehatan NTB
Dinas Kelautan dan Perikanan NTB
Dinas Tenaga Kerja & Transmigrasi NTB
BP3ED Disperindag NTB
Rumah Sakit Jiwa NTB
Badan Ketahanan Pangan NTB
Badan Koordinasi Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu NTB
Badan Perpustakaan & Arsip NTB
Badan Pemberdayaan Perempuan
Badan Perencanaan Pembangunan
Biro AP & ULPBJP NTB
Biro Keuangan NTB
Biro KSDA NTB
Komisi Informasi NTB
*** Direktori Online NTB ***


 

Kabupaten & Kota

Kota Mataram

Kabupaten Lombok Barat
Kabupaten Lombok Utara
Kabupaten Lombok Tengah
Kabupaten Lombok Timur
Kabupaten Sumbawa Barat
Kabupaten Sumbawa
Kabupaten Dompu
Kabupaten Bima
Kota Bima
 

Link Terkait

PPID Provinsi NTB
Portal Republik Indonesia
Harian Antara Mataram
Harian Suara NTB

 

NTBPROV.GO.ID adalah Website Resmi Provinsi NTB@2014 - Humas NTB & Santel PDE Biro Umum